Apa Itu Reksadana, Definisi dan Landasan Hukumnya?

Meski reksadana sudah dimasukkan ke dalam Undang-Undang Pasar Modal sejak tahun 1995, tepatnya pada UU No. 8 Tahun 1995, namun hingga kini masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu reksadana, apalagi memanfaatkan reksadana untuk berinvestasi. Indikator tentang masih kecilnya prosentase investasi melalui reksadana bisa dilihat dari jumlah investor yang hanya sekitar 240.000 dari jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 250 juta.

Apa Itu Reksadana?

Sebagaimana tertuang dalam UU No.8 Tahun 1995, reksadana merupakan wadah atau tempat untuk menghimpun dana yang berasal dari masyarakat pemilik modal untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manager Investasi ke dalam berbagai jenis portofolio efek. Manager Investasi yang dimaksud bukanlah perseorangan, melainkan sebuah perusahaan yang bergerak khusus dalam mengelola portofolio efek bagi para nasabah atau portofolio investasi kolektif bagi sekelompok nasabah.

apa itu reksadana 3

Tidak setiap perusahaan dapat dapat dengan mudah menjadi Manager Investasi dan menghimpun dana dari masyarakat, karena peruhaan tersebut harus mendapat ijin dan diawasi dengan ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedang yang dimaksud dengan Portofolio Efek adalah berbagai jenis efek yang bekerja serta dimiliki oleh perseorangan, usaha bersama, perusahaan, kelompok atau asosiasi yang terorganisir yang memberikan surat berharga, yakni surat pengakuan utang, saham, obligasi, surat berharga komersial, kontrak berjangka atas efek, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, dan setiap derivative dari efek.

Bentuk Hukum Reksadana

Di Indonesia, bentuk hukum reksadana terbagi atas dua jenis, yakni berbentuk perseroan atau PT dan berbentuk Kontrak Investasi Kolektif atau KIK.

PT Reksadana

Reksadana yang berbentuk PT tidak berbeda halnya dengan perusahaan-perusahaan yang ada lainnya, dan hanya jenis usahanya saja yang berbeda, karena PT Reksadana bergerak khusus dalam pengelolaan portofolio investasi.

Kontrak Inverstasi Kolektif

KIK adalah kontrak yang dibuat dan mengikat investor sebagai pemegang unit penyertaan dengan Manager Inverstasi dan bank Kustodian. Kontrak tersebut memberikan kewenangan kepada Manager Investasi untuk melakukan pengelolaan portofolio efek sementara Bank Kustodian berwenang dalam melakukan administrasi investasi serta melaksanakan penitipan. Mungkin anda tertarik juga untuk membaca : Bisnis Online Modal Kecil Tapi Untung Besar.

mutual funds

Karakteristik Reksadana

Sesuai dengan karakternya, reksadana terbagi atas dua jenis:

Reksadana Terbuka

Mayoritas reksadana yang ada sekarang adalah reksadana terbuka yang memiliki sifat dapat dijual kembali sewaktu-waktu kepada perusahaan MI sebagai penerbit dengan tanpa melalui proses atau mekanisme perdagangan pada Bursa Efek. Harga jual yang ditetapkan pada umumnya sama dengan besarnya Nilai Aktiva bersihnya.

Reksadana Tertutup

Berbeda dengan reksadana terbuka, untuk reksadana tertutup hanya dapat dijual kembali melalui mekanisme perdagangan pada Bursa Efek, sehingga tidak dapat dijual kembali pada perusahaan penerbit yang menjadi Managemen Investasi. Harga jual dari reksadana terbuka ini fluktuatif, bisa di atas nilai aktiva bersihnya, namun bisa juga berada di bawahnya. Baca juga : Cara Kerja Bisnis Dropship Online Tanpa Modal.

Demikian penjelasan sekilas tentang apa itu reksadana yang merupakan salah satu jenis investasi resmi yang dilindungi undang-undang serta diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi para investor. (*)

Tags: #apa itu reksadana #definisi reksadana #hukum reksadana #reksadana

Leave a reply "Apa Itu Reksadana, Definisi dan Landasan Hukumnya?"


Top